Minggu, 24 Mei 2015

Pendahuluan 2

PROSES BOOTING PADA SISTEM OPERASI
CARA MENGINSTALL SISTEM OPERASI LINUX MENGGUNAKAN USB FLASHDISK
Proses Instalsi Linux Ubtuntu
Jika Anda memiliki sistem operasi lain (misalnya Windows XP) dan Anda ingin sistem dual boot, pilih :
MACAM-MACAM DISTRO LINUX DAN PERBEDAANNYA
1. Lycoris
       Lycoris adalah distro linux yang telah membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan Anda perlu membayar dengan sejumlah "dollar US".
2. Xandros


       Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan Windows, mampu menjalankan aplikasi OfficeXP, mampu meresize partisi NTFS saat instalasi, dll. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial.
Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut:
• Lima langkah instalasi grafis yang mudah
• Manajemen partisi terintegrasi
• Tampilan yang familiar
• Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros
• Kompatibilitas dengan file format Microsoft
3. Lindows
       Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan produk komersial.
4. Linare
       Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.
5. Debian/GNU Linux
       Debian GNU/Linux adalah distro non komersial yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas baris-perintah yang dapat digunakan secara dinamis untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui apt-repository jaringan archive Debian yang luas. Milis dan forum debian selalu penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Keuntungan dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka.
6. Linux-Mandrake
       Linux-Mandrake adalah salah satu distro turunan dari Red Hat Linux yang menyediakan banyak pengembangan dan aplikasi 'pre-configured' dan didukung banyak bahasa di seluruh dunia. Distro ini dikenal mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop tapi tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan platform pada server. Optimasi untuk prosesor kelas Pentium ke atas membuat Linux-Mandrake dapat berjalan dengan baik pada platform tersebut.
7. Red Hat Linux
       Red Hat adalah distro yang cukup populer di kalangan pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan, sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan free-software seperti Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie menjadikan Red Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuah perangkat lunak untuk memanajemen paket-paket pada sistem Linux kita dan dianggap sebagai standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunannya dan yang mendukung distro ini secara luas.
8. Slackware
       Distronya Patrick Volkerding yang terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware dikenal lebih dekat dengan gaya UNIX, sederhana, stabil, mudah dikustom, dan didesain untuk komputer 386/486 atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali bagi pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya dapat mengetahui banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Slackware adalah tertua yang masih tegar bertahan di segala jaman. Hari ini dengan bangga merilis generasi barunya Slackware versi 11 diantara gelombang peluncuran distro-distro besar lainnya seperti Mandriva 2007 dan tidak lama lagi Fedora 6.
9. Turbo Linux
       Turbo Linux merupakan salah satu distro Linux yang diminati oleh perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia. Produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi ini dimanfaatkan untuk pasarworkstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan. Beberapa produk-produknya: TurboLinux Workstation untuk dekstopnya, TurboLinux Server untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-Business).
10. Knoppix
       Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Aplikasinya sangat lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini berbasis Debian GNU/Linux.
SISTEM OPERSI UNTUK HANDPHONE
Windows Mobile adalah salah satu sistem operasi (OS) mobile yang dikembangkan oleh Microsoft dan di desain untuk digunakan pada smartphone dan perangkat nirkabel lainya. Versi saat ini disebut 'Windows Mobile 6.5'. OS ini berbasis pada Windows CE 5.2 Kernel, dan fitur-fiturnya dikembangkan menggunakan Microsoft Windows API. Windows Mobile didesain sedemikian rupa agar mirip dengan versi Windows Desktop. Sebagai tambahan, third party software development tersedia untuk Windows Mobile.
OPEN SOURCE DAN CLOSE SOURCE
contoh : Windows, Mac Os
KEGUNAAN PERINTAH DARI GEDIT,MKDIR,DLL

Kode perintah
Kegunaan
sintaks
contoh
Gedit
Untuk membuka file *.txt
$ gedit [nama_file.txt]
$ gedit tugas.txt
Mkdir
membuat direktori.
mkdir [OPTION] DIRECTORY...
$ mkdir data
Cat
menggabungkan file dan cetak pada keluaran standar.
cat [OPTION] [FILE]...
$ cat avatar.avi.001 avatar.avi.002 > avatar.avi
$ cat readme.txt
Echo
menampilkan baris teks.
echo [OPTION] [string] ...
$ echo I love Indonesia
$ echo $HOME
Rm
menghapus file atau direktori.
rm [OPTION]... FILE...
$ rm file1.txt , rm ­rf some_dir
Mv
memindahkan atau merubah nama file.
mv [OPTION]... SOURCE DEST
$ mv source.txt target_dir
$ mv old.txt new.txt
Cd
berpindah direktori.
cd [DIRECTORY]
$ cd data
clear
menghapus layar terminal.
$ clear
$ clear

Tahap awal pada proses booting yang dilakukan oleh sistem operasi adalah bootsrap loader. Bootsrap loader adalah aplikasi pertama yang dijalankan BIOS sesaat setelah booting. Bootloader akan meload kernel yang menjalankan sistem operasi, serta bertujuan untuk melacak semua alat input dan alat output yang terpasang atau terhubung pada komputer.. Dalam beberapa sistem, terdapat bootloader yang berbeda. Bootloader Windows, berbeda dengan Bootloader Linux, Berbeda juga dengan bootloader BSD.
Secara umum, gambaran tahapan-tahapan yang terjadi pada proses booting adalah sebagai berikut:
1.      Saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi yang dapat dieksekusi oleh prosesor. Oleh karena itu, prosesor dirancang untuk selalu mencari alamat tertentu di BIOS ( Basic Input Output System) ROM. Pada alamat tersebut, terdapat sebuah instruksi jump yang menuju kealamat eksekusi awal BIOS. Setelah itu, prosesor menjalankan Power On Self Test(POST), yaitu memeriksa kondisi hardware yang terhubung pada komputer.
2.      Setelah itu, BIOS mencari Video Card. Secara khusus dia mencari BIOS milik Video Card. Kemudian sistem BIOS menjalankan Video Card BIOS. Barulah sesudah itu, Video Card di inisalisasi.
3.      Kemudian BIOS memeriksa ROM pada hardware yang lain, apakah memiliki BIOS yang tersediri apakah tidak. Jika ya, maka akan dieksekusi juga.
4.      Lalu BIOS melakukan pemeriksaan lagi, misalnya memeriksa besar memori dan jenis memori. Lebih lanjut lagi, dia memeriksa hardware yang lain, seperti disk. Lalu dia mencari disk dimana proses boot bisa dilakukan, yaitu mencari boot sector. Boot sector ini bisa berada di hard disk, atau floppy disk.


Berdasarkan keadaan kejadian dari proses booting ini, terdapat beberapa boot, yaitu:
1.         Cold booting, yaitu booting komputer dari keadaan mati
2.         Warm boot, proses boot yang terjadi ketika komputer diberikan arus listrik kembli
dimana arus listrik dimatikan hanya sejenak, dengan tujuan untuk mengulang kembali proses 
komputer dari awal, kebalikan dari cold boot. Warm boot ini biasanya terjadi karena software 
crash atau terjadi pengaturan ulang dari sistem.
3.         Soft boot, proses boot yang dikendalikan melalui sistem.
4.         Hard boot, proses boot yang terjadi dengan cara dipaksa, kebalikan dari soft boot.
5.         Reboot, peristiwa mengulang kembali sistem dari awal, reboot ini terjadi karena     
beberapa hal, diantaranya seperti sistem tidak bereaksi dalam beberapa lama, terjadi 
perubahan setting dari sistem.


Sebelum melakukan instalasi Linux Ubuntu, terlebih dahulu memperhatikan spesifikasi hardware minimal, berikut ini spesifikasi hardware minimal :
·       Computer yang akan diinstalkan OS Ubuntu , minimal memory 384MB.
·       Hardisk free space direkomendasikan  5GB.
·       Processor minimal Pentium III .
Setelah computer sesuai dengan spesifikasi minimal hardware, selanjutnya menjadikan flash disk sebagai bootable sistem operasi, berikut ini adalalah langkah-langkahnya :
1.                 Disini menggunakan sistem operasi Windows XP 3 untuk membuat instalan flashdisk . buka software unetbootin. Pada bagian “Diskiamage” pada tombol 
    
2.                 (tombol browse) yang berfungsi untuk mengambil filo ISO yang berada di dalam hardisk.

3.                 Gambar ini menunjukkan bahwa file ISO berada di partisi D.

4.                 Setelah itu klik tombol (ok) dan tunggu sampai selesai sehinnga unetbootin meminta untuk merestar computer. Itu tanda nya proses sudah selesai.



1.                 Tekan tombol Power pada komputer (untuk menghidupkan komputer), masuk ke BIOS dengan cara tekan "delete" atau "F2" sesuai dengan jenis BIOSnya.
2.                 Pada BIOS, atur booting pada urutan pertama menggunakan USB Drive, ke-2 pada Harddisk Drive.
3.                 Lalu tekan F10 (pilih menu Exit & Save), komputer akan restart.
4.                 Tancapkan USB Flashdisk ke Komputer.
5.                 Komputer akan membaca instalasi sistem operasi dari Flashdisk, tunggu sampai muncul jendela instalasi, seperti gambar berikut :
6.                 Pada jendela instalasi pemilihan bahasa , Pilih bahasa dan klik tombol "Install Ubuntu 10.04 LTS" untuk melanjutkan .


7.                 Layar kedua akan menampilkan peta bumi. Setelah pemilihan lokasi, waktu sistem akan menyesuaikan.Klik tombol "Forward" setelah Anda memilih lokasi yang Anda inginkan.


8.                 Pada layar ketiga, Anda dapat memilih layout keyboard yang diinginkan.Klik tombol "Forward" bila Anda telah selesai dengan konfigurasi keyboard . Biasanya paling banyak menggunkan keyborad USA. 


9.                 Pada layer keempat terdapat 4 pilihan :

·  Pilihan pertama : "Instal mereka berdampingan, memilih di antara mereka pada setiap startup."
·  Pilihan Kedua : "Jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin agar installer secara otomatis mempartisi hard drive Anda, pilih pilihan kedua, "Gunakan seluruh disk (Use entire disk)"
·  Pilihan Ketiga : "Gunakan ruang terbesar bebas terus-menerus" dan akan menginstal Ubuntu 10.04 di ruang unpartitioned pada hard drive yang dipilih.
·  Pilihan Keempat : "Tentukan partisi secara manual" dan dianjurkan HANYA untuk pengguna tingkat lanjut, untuk membuat partisi khusus atau memformat hard drive dengan filesystem lain dari yang default. Tetapi juga dapat digunakan untuk menciptakan partisi / home, yang sangat berguna jika Anda menginstal ulang seluruh sistem.

10.            Tabel partisi akan terlihat seperti gambar dibawah ini. Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan instalasi . 




11.            Pada layar ini, isi kolom dengan nama asli Anda, nama yang ingin Anda gunakan untuk login di UbuntuOS (juga dikenal sebagai username yang akan diminta untuk log in ke sistem), password dan nama komputer (secara otomatis, tetapi bisa ditimpa), lalu klik ombol forwad.

12.            Klik tombol instal untuk melanjutkan instalasi, lalu tunggu hingga prosess instalasi berhasil.

13.            Setelah beberapa menit (tergantung spesifikasi komputer Anda), sebuah jendela pop-up akan muncul,yang memberitahukan bahwa instalasi selesai, dan Anda harus me-restart komputer untuk menggunakan sistem operasi Ubuntu yang baru diinstal. Klik tombol "Restart Now". 

14.            Setelah restart akan muncul jendela login untuk masuk ke desktop linux ubuntu, masukan nama dan password, lalu klik " log in ". 

Ø Distro Linux berbeda untuk kebutuhan yang berbeda. Dibawah ini merupakan beberapa distro Linux, diantaranya :

Ø Secara garis besar distro Linux sama yaitu menggunakan 'kernel' Linux, perbedaannya hanya pada paket program, program instalasi, organisasi direktori dan berkas, program aplikasi dan utilitas tambahan.





1.iOS
           adalah sistem operasi mobile Apple. Dikembangkan awalnya untuk iPhone, kemudian telah digunakan juga pada iPod Touch, iPad dan Apple TV. Apple tidak mengizinkan OS untuk dijalankan pada hardware pihak ketiga. Interface pengguna iOS didasarkan pada konsep manipulasi langsung, menggunakan gerakan multi-touch. Elemen kendali Interface terdiri dari slider, switch, dan tombol. Interaksi dengan OS mencakup gerakan seperti menggesekkan, penyadapan, mencubit, dan sebaliknya mencubit. 

Kelebihan:
-          Multitasking.
-          Navigasi mudah.
-          Terintegrasi penuh dengan OS Apple yang lain.
-          Dukungan multimedia sangat baik.
-          User Interface yang interaktif.
-          Tersedia AppStore untuk memenuhi kebutuhan user.
-          Mendukung GPS.
Kekurangan:
-          Tidak support flash (Safari Mobile).
-          Penempatan antena kurang baik.
-          Standar aplikasi pengembang sangat ketat.


2.Android 
          adalah sistem operasi untuk telepon seluler berbasis linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh berbagai macam peranti penggerak. Awalnya Google Inc. membeli Android Inc., perangkat baru yang membuat perangkat lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah open Handset Alliance, konsorium dari34 perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi seperti Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcommn, T-Mobile, dan Nvidia.




Kelebihan:
-          Open source.
-          Multitasking.
-          Kemudahan dalam notifikasi.
-          Mendukung banyak hardware mobile.
-          Management widget yang flexibel.
-          Tersedia banyak aplikasi pendukung.
-          Dukungan penuh dari Google.
-          User Interface yang interaktif.
-          Telah mendukung HTML5.
-          Tersedia Android Market untuk memenuhi kebutuhan user.
-          Mendukung GPS.
Kekurangan:
-          Harus terus update untuk memperbaiki bug.
-          Banyak terpampang iklan dalam aplikasi.

WINDOWS MOBILE

Pertama kali dirilis sebagai sistem operasi Pocket PC 2000, kebanyakan perangkat Windows Mobile dilengkapi dengan Stylus Pen, yang mana di gunakan untuk memasukan perintah-perintah dengan cara men-tap-nya di layar. Microsoft mengumumkan platform baru, Windows 7 Series, di Mobile World Congress di Barcelona pada 15 Februari 2010. Perangkat yang menggunakan Windows Mobile seri 6.x tidak dapat di upgrade ke Windows Mobile seri 7.

Kelebihan:
-          Dukungan penuh dari Microsoft.
-          Aplikasi office yang lengkap.
-          Tersedia Android Market untuk memenuhi kebutuhan user.
-          Tersedia fitur Find My Phone untuk mengetahui lokasi ponsel anda.
-          Tersedia fitur Live Tiles untuk memberikan informasi pada homescreen ponsel anda.
Kekurangan:
-          Mudah terserang malware.
-          Keterbatasan multitasking (hanya untuk aplikasi tertentu).
-          Aplikasi bawaan dari sistem kurang memadai (tidak ada file transfer bluetooth, Windows Explorer, Silverlight).
-          Tidak mendukung internet tethering.




Open Source
Konsep Open Source Software pada intinya adalah dapat/diizinkan membuka kode sumber (source code) dari sebuah perangkat lunak. Konsep ini terasa aneh pada awalnya dikarenakan kode sumber merupakan kunci dari sebuah perangkat lunak. Dengan diketahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain semestinya dapat membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Open source hanya sebatas itu. Artinya, tidak harus gratis. Kita bisa saja membuat perangkat lunak yang kita buka kode-sumber-nya, mempatenkan algoritmanya, medaftarkan hak cipta, dan tetap menjual perangkat lunak tersebut secara komersial (alias berbayar).
Feature utama dari karakteristik free ( Open Source ) adalah kebebasan dari user untuk :
- menggunakan software sesuai keinginannya, untuk apapun yang mereka inginkan, pada beberapa komputer dalam situasi yang tepat secara teknis.
- Memiliki software yang tersedia sesuai kebutuhan. Tentu saja meliputi improvisasi, perbaikan bugs, memperbesar fungsinya dan dokumentasi pengoperasiannya.
-  Mendistribusikan software kepada user lainnya, untuk digunakan berdasarkan kebutuhannya. Pendistribusian bisa saja free, atau dengan biaya 

Ini ada beberapa Contoh Nama-nama Sistem Operasi Open Source : 
·       UNIX
·       MINIX
·       BSD
·       GNU LINUX
·       SUN SOLARIS
·       SYLLABLE DEKSTOP
·       AROS RESEARCH OPERATION SYSTEM
·       OPENGEM
·       KOLIBRIOS
·       REACTOS
·       DEXOS
·       VISOPSYS
·       HAIKU
·       GOOGLE CROMS OS
·       FEDORA
·       LINUX UBUNTU
·       GARUDA OS
·       KNOPIX
·       BACKTRACK

Close Source
          Close source adalah kebalikan dari open source. Close source adalah suatu software yang kode sourcenya tidak dipublikasikan, contohnya adalah Microsoft Windows, (Bukan berarti closed source disini bahwa hanya Bill Gate saja yang tahu kode sumber dari OS Windows, dan hanya dia yang melakukan pengembangan sendirian sampai hari ini, namun kenapa masih dikatankan close soure? hal ini dikarenakan kode sourcenya tidak di publikasikan ke umum dan hanya diketahui oleh pegawai-pegawainya saja atau hanya kelompok tertentu saja yang tahu, yang dalam hal ini hanya pihak perusahaan Microsoft). 
          Close Source merupakan salah satu software perangkat lunak dipublikasikan tanpa kode sumber.Secara umum, itu berarti hanya binari dari program komputer didistribusikan dan lisensi tidak memberikan akses ke program kode sumber . Kode sumber dari program tersebut dapat dianggap sebagai rahasia dagang perusahaan . Akses ke kode sumber oleh pihak ketiga umumnya memerlukan partai untuk menandatangani perjanjian non-disclosure.

          Pada umumnya program komputer memiliki lisensi atau Hak Cipta yang melindungi hasil ciptaan itu dari penggunaan yang tidak adil oleh orang lain. Namun kebanyakan lisensi yang ada sekarang ini khususnya untuk program komputer yang Close Source mencantumkan klausul-klausul yang menempatkan pembeli atau pengguna pada posisi yang sangat lemah.




Kegunan dari perintah” berikut :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar